ONOMATOPE (GIONGO) DALAM MANGA SPY X FAMILY KARYA TATSUYA ENDO: KAJIAN SEMANTIK
Kata Kunci:
giongo, onomatope, tiruan, bunyiAbstrak
Artikel ini mendeskripsikan tentang jenis dan makna giongo dalam manga Spy x Family karya Tatsuya Endo. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis dan makna giongo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Lalu, sebagai teori yang mendukung analisis dalam penelitian ini, penulis mengacu pada teori semantik oleh Chaer (1995) dan Kridalaksana (2008), teori Hideichi Ono (1988) untuk mengetahui definisi onomatope dan Hinata Hibiya (1989) untuk pengklasifikasian onomatope. Hasil analisis menunjukkan bahwa giongo yang ditemukan adalah tiruan bunyi benda mati dan bunyi yang ada di sekitar.Referensi
Alwi, H. (2002). Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. Jakarta : Balai Pustaka
Amanuma, Y. (1974). Giongo-Gitaigo Jiten, Tokyo : Tokyodo Shuppan
Amanuma, Y,. Gitaigo, G. NIHONGO KYOUIKU. Journal of Japanese Language Teaching. 68, 13-29.
Asano, T. (1978). Giongo-Gitaigo Jiten . Tokyo: Kadokawa Shoten
Chaer, A. & Agustina, L. (1995). Sosiolinguistik: Suatu Pengantar. Jakarta : Rineka Cipta.
Chaer, A. (1994). Linguistik Umum. Jakarta, PT. Rineka Cipta
Depdikbud. (2001). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Balai Pustaka.
Djajasudarma, T.F. (1993). Semantik 1.Pengantar ke Arah Ilmu Makna. Bandung : PT REFIKA
Endo, T. (2019). Spy x family (Vol. 1). Shueisha Shonen Jump+.
Endo, T. (2019). Spy x family (Vol. 2). Shueisha Shonen Jump+.
Endo, T. (2020). Spy x family (Vol. 3). Shueisha Shonen Jump+.
Endraswara, S. (2013). Metodologi Penelitian Sastra, Epistemologi, Model,Teori, dan Aplikasi. Yogyakarta: CAPS (Center For Academic Publishing Service).
Hibiya, J. & , Hinata, S. (1989). ?????? ?. Kyoto: ????
Hinata, S. (1989). Gaikokujin No Tame No Nihongo Reibun Mondai Shirizu, Giongo-Gitaigo-Onomatopeia. Tokyo : Aratake Shuppan
Keraf, G. (1990). Linguistik Bandingan Tipologis. Jakarta: Gramedia
Kindaichi, H. (1990). “pyonpyon” Giongo Gitaigo Jiten. Tokyo : Kadokawa Shoten.
Kridalaksana, H. (1984). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia
Kridalaksana, H. (2008). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Kunihisa. (1976). “Giseigo-gitaigo no Tokuhitsu.” Nihongo no goi to hyougen. Tokyo : Taishukan Shoten.
Maharsi, I. (2011). Komik, Dunia Kreatif Tanpa Batas. Yogyakarta: Kata Buku.
Matsuura, K. (2014). Kamus Bahasa Jepang-Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Mizuno, R. (2018). Onomato Pera-pera : Manga De Nihongo No Giongo Gitaigo. Cetakan II. Tokyo: Tokyodo Shuppan.
Muslich, M. (2015). Fonologi Bahasa Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.
Ono, H. (1988). Ni ei gion gitaigo katsuyou jiten. Tokyo : Hokuseido Shoten.
Rika, A. (2019). Analisis Fungsi dan Makna Onomatope dalam Komik “Relife” Volume 1 Karya Yayoi Sou. Universitas Sumatera Utara. [Online]. Tersedia: http://repositori.usu.ac.id
Risagarniwa. (2021). Onomatope Bahasa Jepang (Deret A~Ko). Bandung: Unpad Press
Risagarniwa. (2022). Onomatope Bahasa Jepang (Deret Ha~Wa) Padanannya Dalam Bahasa Sunda dan Bahasa Indonesia. Jatinangor: Unpad Press
Risagarniwa. (2022). Onomatope Bahasa Jepang (Deret Sa~No) Padanannya Dalam Bahasa Sunda dan Bahasa Indonesia. Jatinangor: Unpad Press
Sudaryanto. (1988). Metode Linguistik (Bagian Pertama: Ke Arah Memahami Metode Linguistik). Cetakan ke 2. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Duta Wacana University.
Tamori, I. (1993). Onomatopea Giongo Gitaigo no Rakuen. Tokyo: Keisou Shobou.







