FUNGSI IMPLIKATUR DALAM TUTURAN TOKOH NOVEL LE PETIT PRINCE KARYA ANTOINE DE SAINT-EXUPÉRY

https://doi.org/10.24198/jlp.v4i2.63955

Penulis

  • Difa Shafa Marshawibowo Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman
  • Etin Pujihastuti Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman
  • Nur Indah Sholikhati Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Kata Kunci:

implikatur, pragmatik, novel, fungsi direktif

Abstrak

Penelitian ini berfokus untuk mengkaji fungsi implikatur dalam percakapan yang terdapat di novel Le Petit Prince karya Antoine de Saint-Exupéry, dengan menjadikan teori implikatur Leech sebagai fondasi utama. Implikatur dalam percakapan dikaji untuk mengungkapkan makna tersirat yang tidak diutarakan secara gamblang oleh penutur, sekaligus menggambarkan hubungan antara konteks, tujuan, dan interaksi antar tokoh. Pemilihan novel Le Petit Prince didasari oleh kandungan nilai moral dan simbolisme yang disampaikan lewat dialog sederhana namun penuh makna. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini dengan metode simak dan mencatat data berupa ujaran tokoh dalam novel. Metode analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan, dengan triangulasi sebagai alat validasi hasil. Hasil penelitian menunjukan terdapat 12 data fungsi implikatur dalam percakapan, terdiri dari 2 fungsi asertif, 5 fungsi direktif, 2 fungsi komisif, dan 3 fungsi ekspresif. Dominasi fungsi direktif dalam novel mengindikasikan adanya dinamika kekuasaan dalam relasi antar tokoh, serta merefleksikan nilai sosial dan moral yang ingin disampaikan penulis melalui dialog simbolis. Hasil temuan diharapkan dapat memberi pemahaman mendalam tentang peran penting implikatur direktif dalam pembentukan karakter dan alur cerita dalam novel, serta kaitannya dengan penelitian lanjutan di bidang sastra dan pragmatik.

Referensi

Chaer, A., & Agustina, L. (2014). Sosiolinguistik Perkenalan Awal (Edisi Revisi). PT Rineka Cipta.

Damayanti, V. A., Permatasari, I. O., Zelig, K. B. Y., Pramana, H. R., & Utomo, A. P. Y. (2022). Analisis Tindak Tutur Lokusi pada Video Pembelajaran di Daftar Putar “Bahasa” dari Channel Pahamify. Jurnal Sinestesia, 12(2), 2022. https://sinestesia.pustaka.my.id/journal/article/view/241.

Grice, H. P. (1975). Logic and conversation. In P. Cole & J. L. Morgan (Eds.), Syntax and semantics: Vol. 3. Speech acts (pp. 41–58). Academic Press.

Herlina, D. I., Wiarsih, A., & Yudin, J. (2024). Fungsi implikatur percakapan dalam novel Kerumunan Terakhir karya Okky Madasari. Jurnal Tekstual, 22 (2), 98-113. https://doi.org/10.33387/tekstual.v22i2.8924

Khilmiyyah, I. A. (2021). Implikatur Percakapan Pada Tuturan Tokoh Dalam Novel Mengapa Aku Cantik Karya Wahyu Sujani. Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Leech, G. (1993). Prinsip-prinsip pragmatik (Terjemahan). M.D.D. Oka. Jakarta: UI Press.

Nurgiyantoro, B. (2010). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Rahardi, R. K. (2021). Pragmatik: Lanskap Konteks Sosial, Sosietal, Situasional, dan Kultural dalam Studi Maksud Penutur (Edisi Revisi). Yogyakarta: Amara Books.

Zaim, M. (2014). Metode Penelitian Bahasa: Pendekatan Struktural. Padang: Penerbit FBS UNP Press.

Diterbitkan

2026-01-30