PELATIHAN DOKUMENTASI DAN KREASI SENI BERBASIS TRADISI DI LINGKUNG SENI MEKAR WARGI, CILEUNYI, KABUPATEN BANDUNG
Kata Kunci:
Kesenian, tradisional, penyuluhan.Abstrak
Kesenian tradisional adalah kesenian yang merupakan bagian dari kebudayaan suatu kelompok masyarakat tertentu, dengan keterampilan dan pengetahuan yang diwariskan secara turun-temurun dari nenek moyang kepada generasi sesudahnya. Banyak kesenian tradisional bersifat sosial. Seni memiliki fungsi sebagai ekspresi emosional, sebagai representasi identitas lokal, dan berbagi tradisi memperkuat ikatan komunitas sekaligus menghubungkan orang ke masa lalu dan masa kini. Namun seiring dengan proses perkembangan, beberapa kesenian rakyat berangsur-angsur hilang dari pandangan masyarakat. Dalam banyak kasus di seluruh dunia hilangnya banyak tradisi lokal yang lebih tua dan digantikan oleh musik populer global. Dari logika ini, penting untuk melestarikan dan menjunjung tinggi tradisi semacam itu. Tulisan ini dimaksudkan untuk mengungkap proses penyuluhan dokumentasi pertunjukan, tata organisasi, dan kreasi seni berbasis tradisi di Lingkung Seni Mekar Wargi, Cileunyi, Kabupaten Bandung, yang dilaksanakan pada Agustus hingga September 2018. Pendokumentasian seni dalam upaya memberikan inovasi dalam pentas seni atau pertunjukan di dalamnya sesuai dengan kebutuhan yang ada. Ketiga materi berkaitan dengan strategi yang dilakukan sebagai langkah awal untuk melestarikan seni budaya. Agar tetap bermakna, tradisi harus berubah dan beradaptasi sesuai dengan perubahan zaman dan tidak boleh terlalu kaku dan ketat karena akan menyebabkan kepunahan.Referensi
DAFTAR PUSTAKA
Caturwati, Endang, ed.2008. Tradisi sebagai Tumpuan Kreativitas Seni. Bandung: Sunan Ambu Press.
Darsiharjo, E., Rustiyantiand, S., & Sumiati, L. (2009). Pengembangan Potensi Seni Tradisi Di Jawa Barat Melalui Pembinaan Sentra-Sentra Budaya Industri Seni Dan Pariwisata. Bandung: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Depaterment Pendidikan Nasional.
Kusmayanti, A.M. Hermien. 2000. Arak-arakan. Seni pertunjukan dalam Upacara Tradisional di Madura. Yogyakarta: Tarawang Press.
Masunah, J. (2015). Pemuliaan Angklung melalui Model Desa Binaan Berbasis Wisata Seni dan Budaya. Panggung, 22(1).
Piliang, Yasraf Amir. 2008. "Pokokna Sunda": Budaya Sunda di Era Posmodern. Makalah, disampaikan dalam diskusi di pusat Budaya Sunda, 11 april 2008.
Rustiyanti, Sri. 2010. Menyingkap Seni Pertunjukan Etnik di Indonesia. Bandung: Sunan Ambu Press.
Sahid, N. (2010). Tema dan Penokohan Drama Orde Tabung Teater Gandrik: Kajian Sosiologi Seni.
Soedarsono, R.M. (2002) Seni Pertunjukan Indonesia di Era Globalisasi. Jogjakarta: Gadjah Mada University Press.
Sofyan, A. N., Sofianto, K., Sutirman, M., & Suganda, D. (2020). Pembelajaran dan Pelatihan Seni Karinding di Kabupaten Ciamis sebagai Upaya Pelestarian Budaya Leluhur Sunda. Dharmakarya, 9(1), 59-64.






