PEMETAAN POTENSI DAN UPAYA PELESTARIAN KERAJINAN ANYAMAN BAMBU KHAS DESA SAMARANG KECAMATAN SAMARANG KABUPATEN GARUT

https://doi.org/10.24198/midang.v4i2.64075

Penulis

  • Anggraeni Purnama Dewi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran
  • Ani Rachmat
  • Elvi Citraresmana
  • Sri Rijati Wardiani
  • Witakania Sundari Som

Kata Kunci:

Potensi Sumber Daya; Pelestarian Budaya; Kerajinan Bambu; Desa Samarang Garut; Ekonomi Masyarakat

Abstrak

Artikel ini disusun berdasarkan pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan secara langsung di Desa Samarang, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut pada bulan Juni 2026. Desa ini dikenal sebagai salah satu pusat pembuatan kerajinan anyaman bambu tradisional yang masih bertahan hingga kini, dengan produk andalan berupa boboko, tolombong, nyiru, aseupan, serta peralatan rumah tangga dan pertanian lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk mendokumentasikan kondisi nyata potensi budaya dan ekonomi kerajinan anyaman, mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi pengrajin di lapangan, serta merumuskan rekomendasi solusi yang dapat dijalankan bersama. Metode yang digunakan meliputi pengamatan langsung proses produksi, wawancara mendalam, dan diskusi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kerajinan anyaman bambu Desa Samarang memiliki kualitas dan nilai budaya yang tinggi, namun menghadapi ancaman penurunan permintaan akibat persaingan produk modern, keterbatasan inovasi dan pemasaran, serta minimnya minat generasi muda untuk meneruskan tradisi. Kegiatan ini diharapkan menjadi dasar bagi pengrajin dan pihak terkait dalam menyusun langkah strategis pelestarian sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.   Kata kunci: Potensi Sumber Daya; Pelestarian Budaya; Kerajinan Bambu; Desa Samarang Garut; Ekonomi Masyarakat.  

Biografi Penulis

Anggraeni Purnama Dewi, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran

Departemen Linguistik, III/b

Referensi

Anggraini, Nenny. (2008). Industri Kreatif. Jurnal Ekonomi, 13(3), 144-151. http://isjd.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/18308144151.pdf.

Aprianti, Muthia dkk. (2022). Kebudayaan Indonesia di Era Globalisasi terhadap Identitas Nasional Indonesia. Jurnal Pendidikan EDUMASPUL, 6(1), 995-998.

Arhamsyah. (2009). Pengolahan Bambu Dan Pemanfaatannya Dalam Usaha Pengembangan Industri Kecil Menengah dan Kerajinan. Jurnal Riset Industri Hasil Hutan, 1(2), 30-35.

Burhanuddin & Yunus, A. Ibrahim. (2013). Bambu Sebagai Bahan Cerucuk Ramah Lingkungan (Studi Kasus Pada Pembangunan Pengaman Pantai Tonyaman, Kab. Polman, Sulawesi Barat, Indonesia). Proceeding book of The International Conference on Climate Change and Local Wisdom; Living in Harmony Within Our Built Environment. The Department of Architecture. The Faculty of Science and Technology of Alauddin State Islamic University Makassar. Genius Loci Chapterone, Hlm 42 –50.

Danadibrata, R.A. (2010). Kamus Lengkap Basa Sunda. Bandung: Kiblat Buku Utama.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut. (2025). Profil Potensi Budaya dan Kerajinan Desa Samarang. Garut: Pemerintah Kabupaten Garut.

Ihsan, M., dkk. (2019). Pemanfaatan Limbah Produksi Kerajinan Bambu Melalui Desain Produk Berbahan Dasar Arang. Jurnal Sosioteknologi, 18(1), 43-55.

Iqbal, et al. (2014). Nilai ekonomi total sumberdaya bambu (Bambuseae sp.) di Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten. Jurnal Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan, 3(2), 91–105.

Kementerian Hukum dan HAM RI. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Jakarta: Sekretariat Negara.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2017). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Jakarta: Sekretariat Negara.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Larasati, D. (1999). Uncovering the green gold of indonesia. Eindhoven University of Technology.

Mandala, E. 2021. Kerajinan Bambu: Alat, Bahan, dan Tahapan Cara Membuatnya. Redaksi Manfaat. 11 Manfaat Bambu Dalam Kehidupan Sehari Hari.

Muryanti, N.L., Virginia, G., Susanto, B., and Proboyekti, U. (2021). Pembangunan Model Pengetahuan Kerajinan Tradisional Indonesia dengan Pendekatan On-To-Knowledge. JUTEI, 4(2), 65–75.

Njatrijani, R. (2018). Kearifan Lokal dalam Perspektif Budaya Lokal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 12(1), 1–9.

Sulistyono, S., Karyaningsih, I., & Nugraha, A. (2018). Keanekaragaman Jenis Bambu Dan Pemanfaatannya Di Kawasan Hutan Gunung Tilu Desa Jabranti Kecamatan Karangkencana Kabupaten Kuningan. Wanaraksa, 10(2).

Suwandi, T. (2019). Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Bambu. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Syakhrani, A.W. & Kamil, M.L. (2022). Budaya dan kebudayaan: Tinjauan dari berbagai pakar, wujud-wujud kebudayaan, 7 unsur kebudayaan yang bersifat universal. Cross-border, 5(1), 782-791

https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/3330720

Vidiella, A. S. (2011). Bamboo. Barcelona: Loft Publications.

Widjaja, E.A. (2015). Keanekaragaman Jenis dan Pemanfaatan Bambu di Indonesia. Jakarta: LIPI Press.

Diterbitkan

2026-07-13

Cara Mengutip

Dewi, A. P., Rachmat, A., Citraresmana, E., Rijati Wardiani, S., & Sundari Som, W. (2026). PEMETAAN POTENSI DAN UPAYA PELESTARIAN KERAJINAN ANYAMAN BAMBU KHAS DESA SAMARANG KECAMATAN SAMARANG KABUPATEN GARUT. Midang, 4(2), 61–67. https://doi.org/10.24198/midang.v4i2.64075