CEGAH STUNTING DARI RUMAH: LITERASI GIZI BAGI IBU BALITA DI POSYANDU PALEM KECAMATAN GEDEBAGE
Kata Kunci:
Literasi gizi; Ibu balita; Stunting; Penyuluhan edukatif; Pengabdian kepada masyarakatAbstrak
Stunting masih menjadi masalah gizi kronis yang berdampak pada tumbuh kembang anak, khususnya di wilayah perkotaan dengan tingkat kesibukan tinggi seperti Kecamatan Gedebage, Kota Bandung. Rendahnya literasi gizi ibu balita menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan praktik pemberian makan tidak seimbang dan kurangnya perhatian terhadap pemantauan pertumbuhan anak. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi gizi ibu balita melalui metode penyuluhan edukatif berbasis komunitas di Posyandu Palem. Kegiatan dilakukan dalam tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi sederhana. Penyuluhan dilaksanakan secara tatap muka selama dua jam, melibatkan dua puluh ibu balita dan delapan kader Posyandu. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, media visual, dan leaflet agar mudah dipahami oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran ibu terhadap pentingnya gizi seimbang, terutama mengenai kaitan stunting dengan perkembangan otak dan daya tahan tubuh anak. Sebagian peserta mulai menunjukkan perubahan sikap positif dalam memilih bahan makanan dan menyusun menu keluarga. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan edukatif partisipatif efektif untuk memperkuat literasi gizi ibu balita serta menjadi langkah strategis dalam pencegahan stunting di tingkat rumah tangga.Referensi
Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 14(4), e12617. https://doi.org/10.1111/mcn.12617
de Onis, M., & Branca, F. (2016). Childhood stunting: A global perspective. Maternal & Child Nutrition, 12(Supplement 1), 12-26. https://doi.org/10.1111/mcn.12231
Kartika, A. W. (2024). Roles and challenges of health cadres in handling stunting. Health and Life Sciences.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Pedoman umum pengelolaan Posyandu. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman Gizi Seimbang dan Isi Piringku untuk Balita. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Hasil Survei Status Gizi Indonesia 2024: Prevalensi stunting nasional turun menjadi 19,8 %.
Lestari, R. P., Hamid, A. Y., & Yuliani, F. (2023). The effect of mothers’ nutritional education and knowledge on children’s nutritional status: A systematic review. International Journal of Child Care and Education Policy, 17, 8. https://doi.org/10.1186/s40723-023-00114-7
Miranda, A. V., Sirmareza, T., Nugraha, R. R., Rastuti, M., Syahidi, H., Asmara, R., & Petersen, Z. (2023). Towards stunting eradication in Indonesia: Time to invest in community health workers. Public Health Challenges, 2(3), 1-6. https://doi.org/10.1002/puh2.108
Moschonis, G., Magriplis, E., & Zampelas, A. (2021). Novel nutrition education approaches for health promotion: From investigating problems to finding solutions. Nutrients, 13(12), 4423. https://doi.org/10.3390/nu13124423
Muslimin, & Mursyidah, L. (2024). The Role of Posyandu Cadres in Reducing Stunting in the Community. Indonesian Journal of Cultural and Community Development, 15(3). https://doi.org/10.21070/ijccd.v15i3.1117
Sirajuddin, S., Saifuddin, A., Razak, A., Ansariadi, U., & Thaha, R. M. (2021). The intervention of maternal nutrition literacy has the potential to prevent childhood stunting: Randomized control trials. Journal of Public Health in Africa, 10(2). https://doi.org/10.4081/jphr.2021.2235
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2025 Gilang Januarsyah, Vincentia Tri Handayani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






